Sabtu, 28 Februari 2015

Menanti hari Senin, 2 Maret 2015

Ya Allah, lancarkanlah hariku, hari ini, esok dan seterusnya
Ya Allah, berilah hamba ketabahan dan kesabaran dalam menjalani hari esok
Berilah kemudahan dalam menyesaikan urusan besok agar besok hamba bisa ikut ujian meja
Maafkan atas dosa-dosa yang telah aku buat, ampunkanlah ya Allah
Berilah hamba ketenangan menunggu hari esok
Aku tau, rencanaMu selalu indah, dan Kau tidak memberikan apa yang hamba inginkan melainkan apa yang hamba butuhkan, dan Kau tidak mengujiku melebihi batas kemampuanku
Jikalau besok takdirku tidak dapat menyelesaikan semuanya
Berilah hamba kelapangan dada, dan kesabaran
Namun aku akan selalu berdoa kepadaMu agar besok semuanya dapat terselesaikan dengan lancar. Aamiin

Allahumma yassir wala tuássir

Jumat, 27 Februari 2015

Inilah Takdirku

Takdirku hari ini adalah menunggu Pak Her depan Fakultas, berharap semuanya dapat selesai
Sedihnya jauh dari yang diharapkan.
Mengurus berkas sendiri itu rasanya sangat tidak enak
Seperti sayur yang gak berbumbu, benar-benar hambar
Hampir seharian aku duduk depan fakultas menanti nilai bermasalah keluar (mau tidak mau pasti ada nilai yang bermasalah) setelah map merahku masuk hari Kamis
Tapi ternyata hari ini nilai bermasalahku belum keluar
Teman-teman yang lain sudah ngurus sampai ke tahap sebar undangan
Maunya sih tidak mengeluh, tapi ... aahhh
Senin, berharap semuanya dapat selesai
Berharap Selasa saya dapat ikut ujian meja

Allahumma yassir wala tuássir

Kamis, 19 Februari 2015

Aku benci dia

Dia yang kumaksud adalah kakakku, kakak kandungku satu-satunya yang kusayang
Aku benci dia (sekarang). Aku berharap benci ini segera hilang


Jumat, 13 Februari 2015, untuk pertama kalinya saya melakukan perjalanan keluar kota. Hahha yuuppzz ini pertama kalinya aku menggunakan transportasi udara. Pesawat terbang. Rasanya bagaimana? Hhm pasti yang pernah naik pesawat terbang taulah, dan yang belum saya doakan bisa merasakannya langsung ;). Perjalanan ini dalam rangka menghadiri pernikahan kakakku tersayang (yang sekarang membuatku jengkel). Ahad, 15 Februari 2015, di Cibubur. Bahagia rasanya, karena sekarang aku sudah punya kakak perempuan, yah istri kakakku sekarang. Kakakku iparku ini orangnya super duper sabar mungkin itu sebabnya Allah menyatukannya dengan kakakku yang sikapnya bisa dibilang kasar. Tak salah lagi, Allah telah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan dan Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Aku berpikir, kk iparku yang sekarang merupakan jodoh kkku yang paling cocok. Semoga hubungan mereka langgeng hingga ajal menjemput (aamiin)
Lalu, kenapa saya jengkel dengan kakakku?
1. Karena dia orangnya sangat kasar
2. Tidak pernah mengerti keadaanku, apapun yang diperintahkannya harus saya lakukan. Kalau tidak, yahh saya akan dianggap tidak sopan dan itu akan membuatnya marah
3. Tidak ada lagi, hanya 2 point itu kok -_-

Hal yang paling membuatku jengkel sampai sekarang adalah saat di bandara, 17 Feb’15. Hari itu saya, mama dan bapak akan kembali ke Makassar dengan diantar oleh kakakku dan istrinya. Hari itu juga temanku, sebut saja ‘Bosi’ ingin ke bandara untuk bertemu denganku. Bosi ini adalah sahabat yang belum pernah kutemui tapi saya sudah menganggapnya seperti kakakku sendiri.This is the first time, fiinally i met her. Perjalanannya ke bandara bisa dibilang penuh pengorbanan. Karena dia harus bolos kerja demi ke bandara menggunakan bis Damri hanya untuk pertemuan yang sangat singkat. Sebelum dia datang yang paling merusak suasana adalah aku dan kakakku harus cekcok (kenapa harus cekcokk di saat2 seperti itu??) yahh ceritanya, waktu itu ketika tiba di bandara saya panik, saya “bbm”an dengan temanku dan semuanya sudah mendapatkan ttd perbaikan untuk urus berkas kelengkapan ujian meja. Dan saya satu-satunya mahasiswa bimbingan yang belum dapat, karena lagi di Cibubur, daaan lagi dosen pembimbingku keluar negeri selama seminggu, jadi saya harus menunggu seminggu untuk ttd perbaikan dan harus urus sendiri karena yang lain sudah dapat. Lagi panik-paniknya balas bbm dari temanku, kakakku ngajak bicara dan saya jawab seadanya daaan disitu dia mulai marah pppffftttt,,,,,,,,,,, jengkeeeel.. Awalnya saya kira marahnya tidak akan berlanjuttt,, ehh pas udah mau masuk check in pas saya menyodorkan tangan untuk salaman dia tidak mauu,, huuuh okayy, ternyata dia marah, saat itu saya baru sadar kalau dia benar-benar marah.
Selesai check in temanku baru tiba di bandara 16.05 WIB dan keberangkatanku 16.45 WIB. Ini pertama kalinya saya berada di Bandara Soekarno-Hatta jadi saya tidak tau bagaimana jalan untuk keluar dari ruang tunggu. Akhirnya dengan bolak-balik bertanya sama pak satpam akhirnya saya bisa keluar dari ruang tunggu. Waktu semakin sempit, mataku pun melanglang buana mencari temanku yang katanya berjilbab biru tosca hari itu. Sedang panik mencari, handpone pun tidak berhenti bergetar panggilan dari mama untuk segera cepat-cepat masuk kembali karena waktu keberangkatan sudah semakin dekat. Tiba-tiba suara yang tidak asing memanggil-manggil namaku dari belakang. Mencari sumber bunyi itu, daaaan arrrgghhh itu kakakku, dia masih di bandara ternyata. Perasaanku pun mulai tidak enak, saya pun menuju ke arahnya. Istrinya keluar dari tempat makan dan tinggal saya dan kakakku yang kasar itu. Mataku tidak sanggup menahan air mata menerima ocehan kakakku, dan akupun memohon maaf apapun itu saya minta maaf, saya ingin bertemu dengan temanku, waktuku sisa 15 menit untuk bertemu temanku. Aku benci kakakku saat itu, sangat benci. Satu kalimat yang tidak akan saya lupa, “kalau kamu masih mau menjadi adikku kamu harus sopan sama saya, kalau tidak hubungan persaudaraan kita putus, tidak ada lagi kakak dan adik”. Kata-kata itu akan kuingat sampai kapanpun. Sekali lagi dia mengatakannya kepadaku, aku akan menjawab “ïya” kalau itu mau kakak asal orang tua kita tidak tahu. Jangan cuma mau dihormati, setidaknya mengerti sedikit keadaan saya. Akhirnya saya bisa lepas dari ocehan yang sangat menyebalkan sepanjang masa itu.
Keluar dari tempat makan aku melihat temanku, yaah akhirnya ketemu, dengan mata yang berkaca-kaca aku pun menemuinya dan bertanya kenapa menangis? Hahahaha pertemuan yang harusnya bahagia dirusak oleh kakakku itu.. Yah dia melihat kakakku, maka mau tidak mau saya harus memperkenalkannya dengan kakakku dan istrinya. Yahh kakakku pun bicara dengan temanku dengan nada yang kasar.. Huuuhh aku benci kakakkkuuuuuuu.
Dan lagi saya merasa tidak enak dengan temanku ini. Tidak ingin berlama-lama saya pamit dengan kakakku dan istrinya. Berusaha menjauh dan hanya berdua dengan temanku untuk memperbaiki suasana. aku benci kakakku, kakak ipar, satu doaku,  semoga kau sabar menghadapinya.
Waktuku semakin sempit, dan obrolanku dengan temanku ini semakin sedikit, belum lagi panggilan dari mama panik karena saya belum masuk ke ruang tunggu. Hanya sempat foto, ngobrol sebentar dan akhirnya saya harus kembali berpisah dengan Bosi..
Maaf untuk pertemuan yang sangat singkat dan suasana yang tidak menyenangkan ini.. Bahagia bisa bertemu denganmu. Akhirnya kamipun berpisah. saya lari masuk mencari ruang tunggu.. Arrgghh saya lupa arah, salah masuk lorong.. Panggilan dari mama tidak henti-henti, saking paniknya, bapakku yang tidak pernah marah, marah di telpon, karena daya belum sampai keruang tunggu. Saya mengerti kenapa bapak marah (maaf bapaak). Paniikkk keliling-keliling, bertanya dan akhirnya 5 menit sebelum keberangkatan saya pun sudah berada di ruang tunggu. Masih dengan mata yang berkaca-kaca. Akupun kembali ke Makassar dengan rasa benci yang amat sangat ke kakakku. Aku harap benci ini akan segera hilang karena aku sangat sayang kakakkuu. :’(





Selasa, 03 Februari 2015

haaa whaaatt??? Dan akhirnya Pulang Tak Bertualng T_T

Sore ini kabar buruk menyapa
Kedua pembimbing TA harus keluar negeri selama 2 pekan
Padahal bulan ini target kejar buat wisuda bulan 3 eeehhh eeeh
Kalau begini ceritanya wisuda bulan 6 kitaaa
Sakitnya tuhhh di mana manaaaa

Minggu, 01 Februari 2015

aku ingi lupaa
aku tak ingin mengingatmu lagi
tolong menjauhlah
jangan hiraukanku lagi
jangan sapa aku lagi
biarkan aku tenang dengan kehidupanku
aku mohooon
aku harus menghapus semua tentangmu
semuaaaaa
tapi aku tak sanggup :(

Sabtu, 31 Januari 2015

aku sedih aku sedih aku sedihh
ya Allah hilangkan rasa sedih ini
izinkan hamba tenang dalam lindunganmu 

Jumat, 30 Januari 2015

'Akhirnya, aku menemukan kita.'

Akhirnya aku menemukan kita.. aaahh suka dengan quote nya!! hehehe.  Lagi buka2 FB eh dapat tulisan ini dari Kartun Muslimah nih,sepertinya saya pernah merskan hal yang sama, dan pas baca ini rasanya kok ngena' banget hehehe.. tulisannya keren ukh :D


※MAAFKAN AKU※
Maafkan aku.
Bukan maksudku untuk tidak peduli atau sombong kepadamu.
Aku menyayangimu karena Allah, sama seperti aku menyayangi orang-orang yang aku sayangi.
Tapi aku takut dan risau akan rasa sayangku kepadamu yang dalam tanda kutip ini.

Aku takut jikalau aku menyayangimu terlalu berlebihan, bahkan mengejarmu sampai aku bisa mendapatkanmu, Aku malah semakin menjauh sama Allah..
Terlebih lagi jika aku sadar, mungkin lebih tepatnya disadarkan Allah, kalau kau bukan jodohku.
Maafkan aku.
Sifatku seperti ini juga untuk kebaikanmu.
Kau sedang berikhtiar untuk menggapai cita-citamu dan mewujudkan mimpi-mimpimu.
Aku tidak ingin mengganggumu, tidak ingin mengganggu konsentrasimu, tidak ingin mengganggu ketekunanmu.
Aku hanya bisa mendoakanmu dari jauh agar kau bisa sukses kedepannya. Justru aku lebih merasa senang jika kau seperti itu.
Maafkan aku.
Selama ini, aku hanya bisa melihatmu dari belakang.
Mungkin lebih tepatnya membuntuti, atau mengejar jika kau berlari.
Aku ingin berhenti mengejarmu dan tidak ingin berkata
' Akhirnya aku menemukanmu!'
Tidak, maaf.
Aku sadar akan kodratku. Kodratku sebagai seorang wanita.
Meski aku mungkin akan berhenti mengejarmu, rasa sayangnya padamu masih tersimpan rapi di hatiku.
Aku juga tidak berharap kau mengatakan ' Akhirnya aku juga menemukanmu!' kepadaku.
Aku berharap kita berucap
'Akhirnya, aku menemukan kita.'
Jikalau juga bukan kau orangnya, aku akan berusaha ikhlas. Ikhlas karena Dia.
Mungkin aku yang tak baik untuk dirimu atau mungkin kau tidak cocok dengan diriku.
Diluar sana masih banyak wanita-wanita soleha yang lebih baik dari diriku dan diluar sana mungkin masih ada laki-laki soleh yang bisa pas denganku.
Kalaupun di dunia ini aku tak menemukan jodohku,aku percaya Allah akan mempersiapkan yang terbaik di SurgaNya.
Jodohku yang Sempurna
Tak apa, mungkin ini bisa membuatku semakin rindu akan SurgaNya dan membuatku semakin taat padaNya.
Maaf, mungkin sampai disini saja aku menyampaikan isi hatiku.
Ikhtiarlah sekuatmu dan lakukan semuanya dengan ikhlas karena Lillah.
Sekali lagi, maafkan aku...
(Safira F)

Minggu, 25 Januari 2015

Hujan

Rintik hujan malam ini mengembalikan ingatan pada seseorang yang kini menyisakan rindu
Seseorang yang dulu pernah hadir sesaat dan kemudian menghilang
Terpisah karena perbedaan, perbedaan yang tidak mungkin menyatukan
Apakah sebatas teman akan cukup untuk kita, mungkin iya untukmu tetapi tidak untukku
Menghilangkan rasa rindu itu susah, menghapus kenangan apalagi
Kenangan indah tak selamanya memberikan kebahagian, karena kini kenangan itu hanya membuat rasa rindu akan masa itu, masa dimana kita masih bersahabat, berbagi cerita, tertawa dan semuanyaa.
Kini persahabatan itu mulai pudar, mungkin karena waktu dan kesibukan masing-masing
Ingin menyapa tapiyahh sudahlahhhh

makanya jangan kepooo

Semakin kepo semakin nyesek semakin nge stalking semakin sadar kalau memang perbedaan itu menjadi sesuatu yang membuat kita memang tak bisa bersama sampai kapanpun :'(
Kita memang ditakdirkan untuk bertemu tapi tidak untuk bersama, Best Friend Forever yah itu memang yang terbaik buat kita, tidak lebih. bisa kurang karena termakan oleh waktu
Nyesekk?? iyaa kadang-kadang, karena dia yang memang sudah terbaik untukmu, semoga sampai akhir nanti tetap bersamanya, nyesek iyaaa kalau mengingatnya dan lebih nyesek mengingat dia itu bukan saya
Seharusnya perasaan itu tak ada, tak timbul, dan tetap menganggapmu seorang sahabat tapi saya berharapnya lebih, tapi semakin hari kusadari kalau memang persahabatan antara kita sudah lebih dari cukup

Sabtu, 24 Januari 2015

Mulai Jenuh

Mengeluh boleh?
tidak!!!

tapiiii sepertinya aku sudah jenuh :(
Semangaaaat.. jangan menyerah, tetap optimis

tapi kepalaku sudah tidak sanggup untuk berpikir dan menyelesaikan semua ini
Aduuh, kok jadi begitu, harus berjuang dan semangat hingga akhir dear, don't give up till u get ur destination!!

ngomong  emang gampang, ngejalaninnya yang susah -___-
hahaha trus mereka2 yang sudah berhasil adalah orang2 yang berjuang hingga akhir. km mau jadi satu2nya orang yang tidak berhasil karna mundur, mundur berarti perjuanganmu selama ini sia-sia

okelahhh, *kembali ngerjain Skripsi*
nahh begitu dongg.. semangaat.. klo perjuangannya lebih berat InsyaAllah hasilnya nanti lebih memuaskan :D

Senin, 12 Januari 2015

Cintaaah

cintaaa? apa itu cinta?
sejenis makanan? minuman? atoo apa??

oohh aku tauu
aku cinta kamuuu
yaa kamu yang mirip rubah tapi ternyata kucing
berkantung ajaib
yang suka dorayaki
berbaling2 bambuuu.. 
yang memiliki pintu kemana sajaa
dan berwarna biruu :D

tapi kamu tak nyata, yaa sudahlah

Kamis, 08 Januari 2015

Skripsi itu Indah

Skripsi itu indah, iyaaah indah untuk dikenang
Mengenang masa yang membuat tidak tidur
Yang membuat seharian duduk kosong menunggu pembimbing
Yang membuat ke kampus dan pulang tanpa ada hasil
Yang selalu membuat pikiran gak tenang  
Yang selalu membuatku berdoa agar secepatnya mengakhiri masa ini

Yah aku ingin ke masa itu, masa di saat aku menceritakan kisah skripsiku :D

Rabu, 07 Januari 2015

Mengenangmu...

Tak tau harus berkata apa kalau ingat adik yang satu ini
Apa kabar kau di sana dik?
Di sini kami merasakan rindu yang teramat sangat
Kadang aku masih merasa kalau kau masih disini,  berkumpul bersama kami
Tingkahmu yang selalu merindukan, gaya kocakmu yang selalu membuat kami tertawa
Ditambah lagi kau itu sangat baik ke semua orang
Membuat semua orang pun merasakan apa yang kami rasakan

22 Januari 2013, yah 2 tahun lalu 
Saat-saat yang paling menyakitkan buatku
Saat kali terakhir aku pulang ke rumah dan melihatmu terbaring kaku
Tak ada sambutan hangat bahagiamu lagi
Tak ada permintaan oleh-oleh lagi
Tak ada lagi....

Malam ini, air mata pun tak dapat tertahankan lagi
Aku menangis sejadi-jadinya
Dan kembali membuka folder itu
Folder dimana aku dapat kembali melihat wajah itu
Melihatmu tertawa, bertingkah dan kembali membuatku tersenyum

Tapi di sini aku hanya mengenangmu
Mencoba ikhlas akan kepergianmu
Karena sejatinya, kita semua milik Allah dan hanya kepadaNya kita kembali
Semoga kelak kita semua kembali dipertemukan di tempat yang telah di janjikanNya

Al-Fatihah....

Selasa, 06 Januari 2015

Januari

Januari,apakah kau akan berlalu seperti bulan yang sebelum-sebelumnya??
ohh sedari bulan desember 2013, judul skripsi itu keluar
dan sekarang sudah memasuki tahun 2015, kapan kita wisuda??

Mau dibawa enjoy tapi tetap kepikiran
Mau dilupakan tapi yang lain mengingatkan
yah mengingatkan dalam bentuk pertanyaan
"Kau kapan wisuda?"
"Kau kapan selesai?"
"Kau kapan lulus?"
"Kau kapan nikah?" eeeh (blushing)

bulan 3, apakah yang akan terjadi pada saat itu?
apakah saya akan bahagia memakai toga
atau bahagia melihat teman seangkatan yang memakai toga?
(kalo yg ini pasti dengan perasaan yang sama waktu bulan 12 lalu)
melihat sahabat wisuda itu bahagianya luar biasa
tapi dalam hati bertanya2 saya kapan? sya kapan? saya kapaan?  (sambil ingat muka dosen pembimbing) ^^v

ayoo semangattt, Keep On Fighting Till The End !!!



Senin, 05 Januari 2015

Blog ini blog rahasia

yah seperti judul postingan pertamaku
blog ini blog rahasia
aku sama sekali tidak ingin seseorang tau siapa aku
bukan karena aku orang penting
aku hanya manusia biasa dengan kehidupan yang biasa
aku hanya tak mau ceritaku ketahui oleh orang yang mengenalku
blog ini adalah blog yang kubuat sebagai luapan rasaku
rasa bahagiaku dan rasa sedihku
semuanyaa..
karena tak semua rasa bisa diungkapkan dengan kata